Bidang Keluarga Berencana, Ketahanan, dan Kesejahteraan Keluarga pada Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Buleleng menghadiri kegiatan Evaluasi Penyelenggaraan Program Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KBKR) Provinsi Bali Tahun 2025 yang dilaksanakan di Ruang Wacika, Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, pada Selasa (4/11/2025).
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Perwakilan BKKBN Provinsi Bali sebagai bagian dari upaya penguatan implementasi program Keluarga Berencana (KB) dan Kesehatan Reproduksi (KR) di seluruh kabupaten/kota se-Bali. Evaluasi ini menjadi forum penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk melakukan refleksi terhadap capaian program, mengidentifikasi permasalahan di lapangan, serta merumuskan strategi perbaikan dan inovasi program ke depan.
Dalam kegiatan tersebut, BKKBN Provinsi Bali menyampaikan paparan terkait perkembangan pelaksanaan program KB dan KR selama tahun 2025, termasuk capaian indikator utama, tantangan pelaksanaan di lapangan, serta rencana tindak lanjut untuk meningkatkan kinerja dan efektivitas program. Beberapa isu strategis yang menjadi perhatian meliputi peningkatan partisipasi pasangan usia subur (PUS) dalam program KB, pemerataan akses dan kualitas pelayanan KBKR, serta penguatan peran tenaga lini lapangan dan kader dalam mendukung keberhasilan program.
Selain itu, kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif yang menghadirkan perwakilan dari pengelola program bidang KB, bidang Data dan Informasi (Datin), serta Dewan Pengurus Cabang Ikatan Penyuluh KB (DPC IPeKB) dari masing-masing kabupaten/kota. Melalui forum ini, peserta diberi kesempatan untuk menyampaikan berbagai pengalaman, inovasi, serta kendala yang dihadapi di lapangan selama pelaksanaan program.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta dapat membawa hasil evaluasi dan rekomendasi yang diperoleh untuk diimplementasikan di daerah masing-masing, sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan keluarga berkualitas, mandiri, dan sejahtera di Provinsi Bali.