Kamis, 28 Agustus 2025 –
Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Buleleng melalui Bidang Keluarga Berencana, Ketahanan, dan Kesejahteraan Keluarga mengikuti kegiatan Studi Tiru ke Posyandu Kamboja 1, Kelurahan Banyuasri, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, yang berlokasi di lingkungan Batalyon Yonif 900/Raider.
Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pengelola program KB, para kader, serta tenaga pendukung posyandu dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan, dan kapasitas kader dalam pengelolaan Posyandu. Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan pengalaman langsung mengenai bagaimana pola pelayanan Posyandu dapat dilaksanakan secara terpadu, efektif, dan berkesinambungan.
Dalam kesempatan tersebut, peserta studi tiru melakukan pengamatan, diskusi, dan berbagi pengalaman mengenai strategi pemberdayaan masyarakat melalui posyandu, mulai dari pencatatan dan pelaporan, pemanfaatan media informasi, hingga sinergi dengan instansi terkait. Posyandu Kamboja 1 dipilih sebagai lokasi studi tiru karena telah dikenal sebagai salah satu posyandu percontohan dengan praktik baik (best practices) dalam memberikan layanan kesehatan dasar, gizi, KB, serta pemantauan tumbuh kembang balita.
Kepala Bidang Keluarga Berencana, Ketahanan, dan Kesejahteraan Keluarga Dinas P2KBP3A Kabupaten Buleleng menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas kader dan kelembagaan posyandu di Buleleng. Dengan adanya studi tiru ini, diharapkan kader dapat mengadopsi dan menyesuaikan berbagai inovasi yang ditemukan di Posyandu Kamboja 1 untuk diterapkan di wilayah masing-masing.
Selain itu, studi tiru ini juga mendukung penguatan pelaksanaan kegiatan posyandu di Kabupaten Kutai Barat yang menjadi daerah mitra dalam replikasi praktik baik pengelolaan posyandu. Kolaborasi lintas daerah ini diharapkan mampu memberikan dampak positif dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu, anak, dan keluarga secara menyeluruh.
Kegiatan studi tiru berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. Para kader terlihat aktif bertanya serta berdiskusi terkait berbagai kendala maupun peluang pengembangan posyandu. Melalui kegiatan ini, Dinas P2KBP3A Kabupaten Buleleng menegaskan komitmennya untuk terus mendorong terwujudnya posyandu yang tangguh, adaptif, dan inovatif dalam mendukung pembangunan keluarga serta kesejahteraan masyarakat.